Ayah yang membakar istri dan putranya dengan cologne membantah tuduhan itu

Veysi E., yang dibebaskan dari penjara 4 bulan lalu karena pandemi dalam insiden yang terjadi di distrik Menderes zmir pada 31 Agustus, diduga memukuli istrinya Fatma E. dengan pergi ke pasar tempat dia bekerja ketika dia melakukannya tidak pulang untuk makan siang.

Veysi E., yang terus menggunakan kekerasan terhadap istrinya, yang dibawanya secara paksa, menuangkan cologne ke Fatma E. dan putranya yang berusia 1,5 bulan, mer, dan membakarnya. Polisi dan tim medis dikerahkan ke rumah tersebut dengan pemberitahuan kepada tetangga yang mendengar tangisan Fatma E. dan tangisan bayi.

Ibu dan anak itu, yang mengalami luka bakar parah di tubuh mereka, dibawa ke Rumah Sakit Pelatihan dan Penelitian Bozyaka dengan ambulans. Kerabatnya mengklaim bahwa Veysi E. cemburu pada istrinya dan terus-menerus mengatakan ini.

ISTRINYA BERUBAH EKSPRESINYA

Fatma E., yang mengambil keterangan polisi yang memulai penyelidikan, pertama kali mengatakan bahwa kejadian tersebut tidak disengaja. Fatma E., yang selamat dari ancaman hidup tetapi melanjutkan perawatan, kemudian mengubah pernyataannya dan menyatakan bahwa dia diancam oleh suaminya. Setelah itu, Veysi E. ditahan sehari sebelumnya.

JANGAN TERIMA BIAYA

Veysi E. dibawa ke Departemen Kepolisian Distrik Menderes. Diketahui bahwa Veysi E., yang tidak menerima tuduhan tersebut, mengatakan dalam pernyataannya, “Saya tidak tahu bagaimana insiden itu terjadi”.

Veysi E., yang dipindahkan ke gedung pengadilan setelah tindakannya di polisi, ditangkap oleh pengadilan tempat dia dibawa.

Di sisi lain, perawatan ibu dan anak itu di rumah sakit terus berlanjut.

Unduh aplikasi NTV, dapatkan informasi tentang perkembangannya

KAPSUL KOKAIN MELEDAK DI PERUTNYA

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *