Kecerdasan buatan mengumpulkan tomat di rumah kaca ini: Hasil meningkat 30 kali

Di kaki Pegunungan Appalachian di Amerika Utara, sebuah kota kecil bernama Morehead memiliki rumah kaca terbesar di negara itu. Menggunakan robot berteknologi tinggi, kecerdasan buatan, dan data, sekitar 2 juta ton tomat ditanam setiap tahun di fasilitas produksi.

SOLUSI TERBAIK

Jonathan Webb, CEO AppHarvest, berpendapat bahwa kecerdasan buatan akan menjadi solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan ini di masa depan. Webb berkata, “Kita harus belajar bagaimana menanam lebih banyak tanaman dengan sumber daya yang lebih sedikit ketika krisis iklim sudah dekat. Kita hanya bisa melakukan ini dengan menggunakan teknologi,” katanya.

EFISIENSI MENINGKAT 30 KALI

Di rumah kaca yang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 240 ribu meter persegi pada tahun 2020 ini, teramati bahwa efisiensi 30 kali lebih banyak dicapai dengan menggunakan 90 persen lebih sedikit air. Lampu LED digunakan untuk membantu pencahayaan alami di fasilitas, yang memungkinkan untuk mengontrol cahaya, suhu, dan tanaman. Selain itu, produksi tanpa tanah menciptakan lingkungan yang memungkinkan tanaman menyerap nutrisi dan air.

ROBOT YANG SEPERTI TANGAN MANUSIA

Dengan 300 sensor dan teknologi kecerdasan buatan, data dikumpulkan dari 700 ribu tanaman, dan sistem dibuat di mana jumlah air dan nutrisi yang ideal dapat mencapai tanaman dan dapat dikendalikan dari jarak jauh. Robot AppHarvest memetik tomat yang cukup matang untuk dipetik dari cabang dengan “tangan” mereka dengan alat pemotong seperti gunting.

“NASIB MAKANAN ADA DI TANGAN KITA”

Josh Lessing, chief technology officer perusahaan, mengatakan: “Membangun teknologi yang dapat memprediksi tanaman dan menciptakan lingkungan yang stabil dalam pasokan makanan berarti kita memiliki nasib makanan di tangan kita. Dengan teknologi robot dan kecerdasan buatan, ini menjadi peluang nyata.”

Kasino Oyna

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *