Kewaspadaan diambil terhadap gerakan migrasi tidak teratur di gerbang bea cukai

Dengan ditandatanganinya Menteri Perdagangan Mehmet Muş, surat edaran dikirimkan ke seluruh Direktorat Bea dan Cukai Daerah tentang pencegahan pergerakan migrasi tidak teratur di gerbang pabean.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa telah terjadi peningkatan gerakan migrasi tidak teratur di dunia dalam beberapa tahun terakhir karena ketidakstabilan politik, ekonomi dan sosial di geografi sumber, dan disebutkan bahwa peningkatan tersebut meningkatkan jumlah mereka yang berusaha melakukan gerakan migrasi tidak teratur melalui pintu pabean.

Dalam surat edaran tersebut, yang menyatakan bahwa pergerakan migrasi menciptakan beban kerja yang berat pada administrasi untuk menghilangkan kemungkinan efek negatif yang mungkin terjadi secara bersama-sama, ditegaskan bahwa semua tindakan harus diambil di gerbang pabean terkait untuk memastikan bahwa negara tidak terpengaruh oleh situasi ini, baik sebagai negara tujuan maupun sebagai negara transit, dengan mempertimbangkan peningkatan mobilitas migrasi tidak teratur.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa perangkat teknis, sistem informasi, dan sumber daya manusia harus dimanfaatkan secara maksimal.

LANGKAH-LANGKAH YANG HARUS DILAKUKAN PADA PINTU-PINTU PABEAN DITENTUKAN

Dalam surat edaran itu, tindakan pencegahan yang harus diambil di gerbang pabean juga dicantumkan. Dengan demikian, pergerakan migrasi tidak teratur di semua gerbang pabean akan diperiksa dengan cermat dan tindakan akan ditingkatkan, dan semua personel yang bertanggung jawab akan tetap waspada.

Pintu masuk yang tidak terkendali akan dicegah dengan menunjukkan kepekaan dalam pemantauan 24/7 tanpa gangguan di area berikat dengan kamera keamanan.

Kendaraan yang memasuki atau meninggalkan wilayah pabean Turki juga akan dikenakan analisis risiko dalam hal upaya migrasi tidak teratur. Dalam analisis risiko yang akan dibuat, akan diperhitungkan apakah pembeli atau pengirim barang di dalam kendaraan tersebut telah melakukan tindak pidana penyelundupan migran sebelumnya, jika pemilik kendaraan, operator atau pengemudinya ditemukan.

Sejalan dengan analisis yang dilakukan, terutama pemindaian, inspeksi dan kontrol fisik akan dilakukan dengan menggunakan teknologi deteksi non-kontak dan perangkat teknis yang sesuai.

Alat pengukur yang mendeteksi karbon dioksida yang dihasilkan oleh makhluk hidup yang dibawa dalam kendaraan akan digunakan secara maksimal.

Kendaraan yang dianggap berisiko akan dipindai mengikuti pernyataan tertulis dari pengemudi kendaraan bahwa tidak ada manusia atau ternak yang diangkut di dalam kendaraan. Jika imigran gelap terdeteksi selama penyaringan, proses akan segera dihentikan, kendaraan akan dikirim ke hanggar pencarian dan operasi pencarian akan dilakukan dengan cermat.

Personil terlatih dalam penggunaan sistem teknis dan perangkat yang akan dibutuhkan selama kontrol akan ditugaskan.

Langkah-langkah akan diambil untuk meningkatkan kesadaran personel yang bertanggung jawab atas prosedur kepabeanan tentang pergerakan migrasi tidak teratur.

Usaha dan transaksi mengenai migran gelap yang terdeteksi akan dilakukan sesuai dengan Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang tentang Orang Asing dan Perlindungan Internasional.

Aturan epidemi virus corona jenis baru (covid-19) akan dipatuhi dengan cermat selama prosedur terkait migran gelap yang terdeteksi di kawasan berikat dilakukan.

Unduh aplikasi NTV, dapatkan informasi tentang perkembangannya

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *