Mahasiswa menuangkan acar ke dalam stoples seberat 1,5 ton di ubuk . Ankara

Akademisi dan mahasiswa Universitas Yıldırım Beyazıt Ankara membentuk 1,5 ton acar dalam acara “Acar Pelajaran Pertama” yang diselenggarakan oleh Kotamadya ubuk sebelum dimulainya pendidikan tatap muka.

Acara di Kompleks Esenboğa Universitas Yıldırım Beyazıt Ankara ini dihadiri oleh Walikota Çubuk Baki Demirbaş, Rektor Prof. dr. brahim Aydınlı, akademisi dan mahasiswa hadir.

1,5 ton acar

Para peserta, yang menerima pelatihan langsung tentang acar stik, memasukkan acar ke dalam toples seberat 1,5 ton, di mana rekor pembuatan acar terbesar di dunia dipecahkan pada tahun 2018.

Walikota Demirbaş, dalam sambutannya, mengatakan bahwa mereka pikir tidak pantas bagi para mahasiswa yang belajar di distrik tersebut untuk tidak mengetahui bagaimana acar disiapkan, dan bahwa para akademisi juga mendukung pandangan ini.

Demirba menyatakan bahwa ia percaya bahwa pengakuan acar acar akan meningkat dengan universitas dan bahwa mereka ingin memperkenalkan produk ini, yang memiliki sertifikat indikasi geografis, kepada dunia.

Demirbaş berkata:

“Dengan berdirinya acar terbesar di dunia, kami masuk Guinness Book of Records pada tahun 2018. Mudah-mudahan, kami akan membagikan acar yang kami buat hari ini dengan siswa kami. Kami ingin menjadikan ini sebagai tradisi. Bersama dengan universitas kami, rasa ini akan menyebar ke seluruh dunia.”

Rektor Prof. dr. Aydınlı, di sisi lain, menjelaskan bahwa sebagai universitas, salah satu departemen pertama yang mereka buka pada tahun 2019 adalah Teknologi Pangan dan mereka ingin mengembangkannya dengan melindungi nilai-nilai wilayah tempat mereka berada.

“Acar sama pentingnya dengan udara dan ruang”

Menyatakan bahwa mereka akan melakukan studi ilmiah tentang acar, Aydınlı berkata, “Kami ingin mengerjakan bahan yang digunakan dalam acar dan pemasangannya. Kami ingin berintegrasi dengan kawasan ini sebanyak yang kami bisa. Kami juga memiliki banyak kegiatan di bidang teknis. Kami tidak ingin melewatkan apa pun di sini. Acar penting bagi kami, penerbangan dan ruang angkasa juga penting, termal di sini juga penting. Karena semuanya saling melengkapi,” ujarnya.

prof. dr. Aydınlı menambahkan bahwa mereka juga akan melakukan pekerjaan eksplorasi air panas di daerah di mana universitas berada, dan menurut hasil, mereka ingin menggunakan sumber daya ini dalam energi, pemanas, kesehatan, olahraga dan pertanian.

Disebutkan bahwa acar tersebut akan dibagikan kepada mahasiswa dan tamu pada pembukaan tahun ajaran universitas pada 4 Oktober mendatang.

Diakhir acara didoakan semoga acar ini bermanfaat dan membawa kesehatan bagi para mahasiswa, tamu dan civitas akademika.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *