Saakashvili melakukan mogok makan di penjara

Perdana Menteri Georgia Irakli Garibashvili menyatakan pada konferensi pers bahwa Saakashvili, yang memiliki surat perintah penangkapan in absentia, ditahan oleh pasukan keamanan.

Menyatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri memiliki informasi tentang rencana Saakashvili untuk datang ke Georgia dari Ukraina, Garibashvili mengatakan, “Proses ini sepenuhnya terkendali.” dikatakan.

Garibashvili menyatakan bahwa tempat yang cocok dipilih untuk mantan Presiden untuk melakukan operasi dan dengan demikian dia ditahan, “Dia dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan.” digunakan frasa.

SAAKASHVILI DIBUAT KE PENJARA DI KOTA RUSTAVI

Kementerian Dalam Negeri membagikan rekaman Saakashvili yang dibawa ke penjara.

Rekaman itu menunjukkan Saakashvili dibawa ke sebuah penjara di kota Rustavi, 30 kilometer dari ibu kota Tbilisi.

Di sisi lain, dalam pernyataan yang dibuat oleh Kejaksaan Georgia, disebutkan bahwa Saakashvili divonis 6 tahun in absentia.

LAPAR DIMULAI

Mengunjungi Saakashvili di penjara ke-12 di kota Rustavi, Ombudsman Georgia Nino Lomcaria menyatakan bahwa kondisi kesehatan mantan Presiden itu baik.

Lomcaria mencatat bahwa Saakashvili ingin bertemu dengan Konsul Jenderal Ukraina di Tbilisi karena dia adalah warga negara Ukraina dan dia memulai mogok makan pada saat yang sama. dikatakan.

Lomcaria juga membagikan informasi bahwa Saakashvili ditahan di sebuah rumah di Tbilisi.

SAAKASHVILI MENGUBAH RENCANA MEREKA

Saakashvili mengumumkan pada 27 September bahwa ia akan kembali ke Georgia pada 2 Oktober dengan penerbangan Kiev-Tbilisi dan membagikan tiket penerbangan yang relevan.

Perdana Menteri Georgia Irakli Garibashvili mengatakan tentang pernyataan Saakashvili, “Jawabannya sederhana, negara akan menjawabnya. Begitu Saakashvili memasuki wilayah kita, begitu dia menginjakkan kaki, dia akan segera ditangkap dan dikirim ke penjara.” dia berkata.

SAAKASHVILI TIDAK BISA KEMBALI KE NEGARANYA SEJAK 2013

Pada tahun 2007, Kantor Kejaksaan Georgia mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Saakashvili, yang dia tuduh membubarkan demonstrasi oposisi, menyita properti pendiri saluran TV Imedi Badri Patarkachishvili, korupsi dan penyalahgunaan jabatan, dan pemukulan seorang wakil. Pengadilan Kota Tbilisi juga menghukum Saakashvili 3 tahun penjara pada tahun 2018 karena menyalahgunakan amnestinya dalam kasus pembunuhan.

Saakashvili meninggalkan Georgia ke Amerika Serikat pada 2013 setelah masa jabatan presidennya berakhir.

Kemudian Presiden Ukraina Petro Poroshenko memberikan Saakashvili kewarganegaraan Ukraina pada Mei 2015. Saakashvili diangkat sebagai Gubernur Odessa, tetapi mengundurkan diri dari jabatan ini pada tahun 2016.

Saakashvili dicabut kewarganegaraan Georgianya pada 4 Desember 2015. Saakashvili, yang mendirikan Partai Gerakan Kekuatan Baru di Ukraina, berada di oposisi.

Saakashvili, yang dicabut kewarganegaraan Ukrainanya pada 26 Juli 2017, diberikan kewarganegaraan Ukraina lagi oleh Presiden Ukraina Vladimir Zelenskiy tahun lalu.

Saakashvili telah menjadi Ketua Komite Eksekutif Reformasi Nasional Ukraina sejak 2020.

Kasino Oyna

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *