Vaksin Covid-19 mencegah lebih dari 112.000 kematian di Inggris

Disebutkan, jumlah orang yang kehilangan nyawa akibat virus corona jenis baru (Covid-19) di Inggris melebihi 160 ribu, sedangkan vaksin mencegah 112 ribu 300 kematian di negara itu.

Menurut data Badan Pusat Statistik (ONS) yang berdasarkan penyebab kematian di surat keterangan meninggal, angkanya melebihi 160 ribu pada 7 September. Namun, karena keterlambatan pelaporan, baru sekarang masuk catatan.

Data ONS dinilai memberikan gambaran yang lebih komprehensif dibandingkan data Kementerian Kesehatan yang menghitung kematian dalam 28 hari setelah tes Covid-19 positif dan saat ini 135.252.

Namun, peningkatan korban telah melambat secara signifikan sejak musim semi.

KEMATIAN MENINGKAT 25K DALAM 20 HARI

Sementara total kematian melampaui 100.000 pada 6 Januari, hanya butuh 20 hari untuk mencapai 125.000, meningkat 25.000.

Butuh 42 hari untuk hilangnya nyawa meningkat dari 125 ribu menjadi 150 ribu, dan butuh waktu sekitar 6 bulan untuk meningkat 10 ribu menjadi 160 ribu.

Pada gelombang pertama epidemi (hingga 31 Agustus 2020), 57 ribu 896 dan pada gelombang kedua (dari 1 September 2020 hingga 16 Mei 2021) tercatat 95 ribu 799 kematian.

EFEKTIFITAS PENCEGAHAN VAKSIN

Sejak dimulainya gelombang ketiga pada 17 Mei, hanya 6.679 kematian yang terjadi.

Fakta bahwa kematian pada gelombang ketiga virus relatif rendah pada gelombang pertama dan kedua dikaitkan dengan efektivitas vaksin Covid-19.

Vaksin telah mencegah 112.300 kematian di negara itu, menurut studi terbaru oleh University of Cambridge dan Public Health England.

Di Inggris, 89,4 persen orang dewasa telah menerima dosis pertama dan 81,8 persen telah menerima dosis kedua.

Unduh aplikasi NTV, dapatkan informasi tentang perkembangannya

PERJALANAN MELANJUTKAN KE SELURUH DUNIA

Kasino Oyna

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *